PJ Gubernur Sulsel Harap Masyarakat Waspada Hadapi Perubahan Iklim

- Redaksi

Jumat, 3 November 2023 - 09:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR, (Rilis.News) – Kunjungan kerja Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin di Kabupaten Pinrang disambut hujan sesaat setelah tiba, Kamis, 2 November 2023. Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, menyebut kedatangan Bahtiar membawa berkah, setelah sekian lama tidak hujan selama musim kemarau. Sepanjang perjalanan kembali ke Kota Makassar hujan juga turun.

“Alhamdulillah, kita dari Pinrang, hujan sudah turun hari ini,” kata Bahtiar, di Rumah Jabatan Gubernur, Kamis malam, 2 November 2023.

Bahtiar menyebutkan, hujan sudah mulai turun di Sulsel sesuai prediksi dari BMKG yang disampaikan kepadanya.

“Sesuai dengan prediksi BMKG, dua hari lalu kita rapat sama dan disampaikan tanggal 2 November itu tepat. Ini ilmu luar biasa, sepanjang jalan tadi hujan,” sebutnya.

Ia pun telah melakukan koordinasi untuk dilakukan hujan buatan, karena sudah ada awan tebal. 

“Saya berkoordinasi dengan BMKG dan teman-teman angkatan udara dan BRIN, kalau memang awan tebal memungkinkan dilakukan,” imbuhnya.

Namun, kata Bahtiar, hujan ini adalah hujan transisi. Hujan dari musim kemarau ke musim hujan. 

Ia mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam menghadapi perubahan iklim dari musim kemarau ke musim hujan. Sebagian wilayah di Sulsel sudah memasuki musim hujan.

Pemprov juga melalui dinas terkait akan melakukan upaya hal tersebut. Beberapa lalu sudah meminta dilakukan fogging dan penyemprotan, terutama munculnya jentik nyamuk. 

Tidak kalah pentingnya, sebut Bahtiar adalah masyarakat untuk melakukan bersih-bersih di lingkungan sekitarnya, bergotong royong. 

Terbentuknya genangan pada penampungan ataupun lubang-lubang akibat air hujan, merupakan salah satu hal yang dapat mengundang penyakit di musim penghujan seperti saat ini, salah satunya adalah demam berdarah dengue. Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang terbentuk akibat dari adanya infeksi virus dengue yang masuk kedalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Berbagai upaya pencegahan terhadap penyakit DBD sudah harus menjadi kesadaran bersama, baik pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat. 

“Orang Sulsel punya tradisi gotong royong yang kuat sejak dulu. Terutama saluran air yang tergenang. Masyarakat diajak, paling baik juga ketika ada inisiatif warga. Sama-sama kita menjaga daerah kita,” pesannya.

Berita Terkait

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim
Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare
Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang
Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 13:20 WITA

Sappe Soal Mamin Parepare Rp7,2 Miliar: Coba Bandingkan dengan Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:59 WITA

Reses Kamaluddin Kadir Ungkap Praktik Denda dan Potong Gaji Karyawan di Parepare

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:11 WITA

Zulfikar Zuhdy Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis saat Reses, Serap Aspirasi Warga Soreang

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:09 WITA

Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?

Berita Terbaru