Reses Parman Agoes Mante Soroti Kendala Bantuan Pendidikan dan Lampu Jalan

- Redaksi

Jumat, 19 September 2025 - 13:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE – Anggota DPRD Kota Parepare, S. Parman Agoes Mante, menyoroti kendala dalam penyaluran bantuan pendidikan dan perbaikan lampu jalan saat menggelar reses di Lago’ta Cafe dan Resto, Kamis (18/9/2025).

​Menurut Parman, meskipun Pemerintah Kota Parepare telah menganggarkan sekitar Rp 4 miliar untuk bantuan pendidikan, hanya Rp 1,4 miliar yang terserap.

​”Indeks bantuan untuk siswa SD sekitar Rp 800.000, sementara SMP bisa mencapai Rp 1.200.000. Sayangnya, masih banyak yang belum menerima karena kendala verifikasi data,” jelas Parman.

​Ia menambahkan, banyak calon penerima yang tidak memenuhi syarat administrasi, seperti tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), tidak memiliki email, atau tidak datang saat verifikasi data.

​Selain itu, Parman juga menerima keluhan dari warga terkait lampu jalan di wilayah Tegal 2 yang masih banyak belum menyala.

Ia menyebut, anggaran untuk perbaikan sudah diajukan melalui Dinas PUPR, namun belum terealisasi karena keterbatasan anggaran dari pemerintah pusat.

Masalah Lain yang Dikeluhkan Warga

​Di samping itu, Parman juga menampung berbagai keluhan lain dari masyarakat, termasuk:
Bantuan Seragam Sekolah: Meski banyak orang tua mengucapkan terima kasih atas bantuan seragam sekolah gratis, ada juga yang mengeluhkan ukuran seragam yang tidak sesuai.
Pelayanan Rumah Sakit: Warga mengeluhkan kasus pasien yang pulang tanpa izin dokter. Menurutnya, jika pasien masuk kembali dengan keluhan yang sama, BPJS tidak akan menanggung biayanya.
Bantuan Usaha Kecil: Para pelaku usaha kecil mengeluhkan minimnya bantuan alat usaha, seperti mesin jahit dan peralatan bengkel, karena keterbatasan kuota dan anggaran.
Distribusi Beras: Pelaku pasar mengeluhkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dihentikan secara tiba-tiba saat ada pasar murah, padahal kedua program tersebut memiliki jalur yang berbeda.

Berita Terkait

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang
Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot
Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah
Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan
Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak
Polemik LCC Empat Pilar: Josepha “Ocha” Alexandra, Sang Juara Bertahan yang “Dipatahkan” Juri?
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta Akibat Pelanggaran Penagihan
Berdiri di Ujung Utara Indonesia, Presiden Prabowo Pastikan Kehadiran Negara Hingga Titik Terdepan

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 15:31 WITA

Asy’ari Abdullah Salurkan Bantuann Kursi bagi Warga Galung Maloang

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:55 WITA

Bea Cukai Sita 80 Karton Rokok Ilegal di Sulbar, Prosedur Penyitaan Disorot

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:20 WITA

Reses di Lagota, Husain Saud Soroti Proyek Jalan Mandek dan Drainase Bermasalah

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:16 WITA

Apa itu Etomidate? Narkotika Jenis Baru yang Rentan Penyalahgunaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:16 WITA

Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah, Wajib Lapor dan Dipasangi Gelang Pelacak

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:58 WITA

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta Akibat Pelanggaran Penagihan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 21:48 WITA

Berdiri di Ujung Utara Indonesia, Presiden Prabowo Pastikan Kehadiran Negara Hingga Titik Terdepan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 00:04 WITA

Hadiri Sesi Pleno KTT Ke-48 ASEAN, Presiden Prabowo Serukan ASEAN Perkuat Persatuan dan Perdamaian Kawasan

Berita Terbaru