Jokowi ; Kerja Sama di Sektor Ekonomi Biru

- Redaksi

Selasa, 17 Oktober 2023 - 13:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI (Rilis.News) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan potensi ekonomi biru harus dimanfaatkan secara berkelanjutan agar bisa menjadi pilar pertumbuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Potensi ekonomi biru sangat besar di negara kita, juga di negara-negara pulau dan kepulauan,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers usai KTT AIS Forum di Nusa Dua, Bali.

Dilansir dari halaman Antaranews, Kerja sama di sektor ekonomi biru, tutur dia, harus digerakkan berdasarkan prinsip bahwa laut adalah sumber kehidupan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Berdasarkan perbincangannya dengan banyak pemimpin negara AIS, Jokowi mengatakan bahwa semuanya sepakat bahwa kerja sama melalui mekanisme forum tersebut juga harus dijalankan dengan prinsip kesetaraan, solidaritas, dan inklusivitas.

“Negara berkembang dan negara kepulauan memiliki hak yang sama untuk menjadi maju, memiliki hak yang sama untuk melakukan pembangunan,” tutur Presiden.

Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mempromosikan lima kebijakan pokok terkait ekonomi biru selama KTT AIS Forum 2023.

Kebijakan itu mencakup perluasan kawasan konservasi agar bisa menangkap lebih banyak karbon, penangkapan ikan secara terukur, pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan, pengawasan terhadap pulau-pulau kecil dan pesisir, serta pembersihan sampah plastik di laut dengan mengikutsertakan partisipasi nelayan.

Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP Victor Gustaaf Manoppo mengatakan delegasi yang hadir dalam Pertemuan Ke-5 Tingkat Menteri AIS Forum memiliki ketertarikan menerapkan program ekonomi biru yang diinisiasi Indonesia.

“Semua (tertarik). Oleh karena itu kita ajak (menerapkan ekonomi biru), tinggal mereka laksanakan di negara masing-masing tapi dengan keterbatasan dan kelebihan masing-masing,” ujar Victor, yang mewakili Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono karena berhalangan hadir dalam pertemuan itu.

Berita Terkait

Menkeu Ancam Kembalikan Sistem Bea Cukai ke Era Orba jika Kinerja Tak Membaik
Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Julfi Hadi Mengundurkan Diri
Bupati Sinjai Buka Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Sampah Organik
Menkeu Ingatkan Pemda Tak Menumpuk Dana APBD, Dorong Belanja Daerah untuk Pacu Ekonomi
Danantara Pastikan Aturan Baru Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN Sudah Berlaku
Kemendag sita 19.391 bal CAKAR di Jabar
Kemendagri Minta Bulog Segera Gelontorkan Beras SPHP, Ada Ancaman Kerugian Negara
Stasiun Kereta Makassar-Parepare Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan dan Terminal Bus

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru