Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Julfi Hadi Mengundurkan Diri

- Redaksi

Jumat, 28 November 2025 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), Julfi Hadi, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar mengejutkan ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Perusahaan PGEO, Kitty Andhora, melalui keterbukaan informasi publik pada Kamis (27/11/2025).

​Surat pengunduran diri Julfi Hadi telah diterima oleh perseroan pada 25 November 2025. Sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perseroan selanjutnya akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk memutuskan pengunduran diri dan menunjuk pengganti paling lambat 90 hari kalender sejak tanggal diterimanya surat tersebut.

​Pengunduran diri ini terjadi di tengah periode kinerja keuangan PGEO yang kurang memuaskan sepanjang 2025. Perusahaan energi panas bumi ini mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 4,20% year on year (YoY) menjadi US$ 318,86 juta per kuartal III-2025. Namun, pada periode yang sama, laba bersih PGEO tergerus signifikan, yakni turun 22,18% YoY menjadi US$ 104,26 juta.

Faktor Penyebab Penurunan Laba Bersih

​Menurut Direktur Keuangan PGEO, Yurizki Rio, pelemahan kinerja bottom line tersebut disebabkan oleh beberapa faktor utama.

Pertama, kenaikan beban depresiasi sebesar 9,61% YoY menjadi US$ 91,49 juta seiring dengan mulai beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 pada Juni 2025.

Kedua, kenaikan beban gaji dan tunjangan yang mencapai US$ 13,4 juta YoY. Kenaikan ini dipicu oleh realisasi program Management and Employee Stock Option Program (MESOP) yang memakan biaya sebesar US$ 7,5 juta.

Ketiga, adanya kerugian selisih kurs (forex loss) sebesar US$ 10,22 juta. Kerugian ini terjadi karena PGEO memiliki eksposur utang dalam mata uang yen Jepang (JPY), yang mengalami penguatan signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (US$).

​Yurizki Rio, dalam paparan publik pada Senin (3/11/2025), mengklaim bahwa penurunan laba bersih tersebut masih berada dalam batas wajar, mengingat PGEO masih mampu membukukan EBITDA dan arus kas yang sehat. Perseroan juga tengah memfokuskan upaya lindung nilai (hedging) untuk meminimalisir tekanan volatilitas JPY. Upaya ini diklaim berhasil mengurangi rugi selisih kurs menjadi sekitar US$ 8 juta—US$ 9 juta hingga Oktober 2025.

 

Berita Terkait

Menkeu Ancam Kembalikan Sistem Bea Cukai ke Era Orba jika Kinerja Tak Membaik
Bupati Sinjai Buka Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Sampah Organik
Menkeu Ingatkan Pemda Tak Menumpuk Dana APBD, Dorong Belanja Daerah untuk Pacu Ekonomi
Danantara Pastikan Aturan Baru Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN Sudah Berlaku
Kemendag sita 19.391 bal CAKAR di Jabar
Kemendagri Minta Bulog Segera Gelontorkan Beras SPHP, Ada Ancaman Kerugian Negara
Stasiun Kereta Makassar-Parepare Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan dan Terminal Bus
Bahlil Lahadalia Catatkan Kenaikan Kapasitas Listrik Nasional 4,4 GW dalam 6 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru