Danantara Pastikan Aturan Baru Tantiem Direksi dan Komisaris BUMN Sudah Berlaku

- Redaksi

Kamis, 21 Agustus 2025 - 12:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia memastikan aturan baru terkait penyesuaian tantiem atau insentif bagi direksi dan komisaris BUMN sudah mulai berlaku.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan aturan tersebut resmi dijalankan sejak terbitnya Surat Edaran (SE) Danantara Nomor S-063/DI-BP/VII/2025 pada 30 Juli 2025.

“Sudah dilaksanakan langsung, saya sudah keluarkan aturannya. Ya harus dijalankan,” ujar Rosan usai rapat tertutup dengan Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Rosan menjelaskan, insentif untuk direksi kini sepenuhnya berbasis pada kinerja operasional dan laporan keuangan yang mencerminkan kondisi riil perusahaan. Sementara itu, tantiem bagi komisaris tidak lagi diperkenankan, sejalan dengan praktik terbaik global yang menilai posisi komisaris tidak menerima kompensasi berbasis kinerja.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan penghapusan tantiem komisaris BUMN harus dijalankan. Dalam pidato Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan, Prabowo mengkritik praktik pemberian tantiem jumbo kepada jajaran komisaris.

“Masa ada komisaris yang rapat sebulan sekali, tantiemnya Rp40 miliar setahun. Saya hilangkan tantiem. Direksi pun tidak perlu tantiem kalau rugi, dan untungnya harus untung benar, jangan untung akal-akalan,” ujar Prabowo di Gedung DPR/MPR RI, Jumat (15/8/2025).

Prabowo juga menyebutkan jumlah komisaris di perusahaan pelat merah akan dipangkas maksimal enam orang, atau idealnya empat hingga lima orang. Pemerintah, kata dia, tidak segan meminta direksi maupun komisaris mundur jika keberatan dengan kebijakan tersebut.

“Ini serius, tidak masuk akal. Kalau keberatan tidak menerima tantiem, silakan berhenti. Banyak anak muda yang mampu dan siap menggantikan mereka,” tegas Prabowo.

Berita Terkait

Menkeu Ancam Kembalikan Sistem Bea Cukai ke Era Orba jika Kinerja Tak Membaik
Direktur Utama Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Julfi Hadi Mengundurkan Diri
Bupati Sinjai Buka Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah dan Sampah Organik
Menkeu Ingatkan Pemda Tak Menumpuk Dana APBD, Dorong Belanja Daerah untuk Pacu Ekonomi
Kemendag sita 19.391 bal CAKAR di Jabar
Kemendagri Minta Bulog Segera Gelontorkan Beras SPHP, Ada Ancaman Kerugian Negara
Stasiun Kereta Makassar-Parepare Akan Terintegrasi dengan Pelabuhan dan Terminal Bus
Bahlil Lahadalia Catatkan Kenaikan Kapasitas Listrik Nasional 4,4 GW dalam 6 Bulan

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru