Sekda WO, Ini Alasan DPRD Parepare Tolak Anggaran Seragam SMA

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 08:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE — DPRD Parepare, Sulawesi Selatan, menolak usulan anggaran bantuan seragam bagi siswa SMA yang diajukan Pemerintah Kota Parepare dalam rapat paripurna pada Rabu (19/11/2025).

Penolakan tersebut didasarkan pada ketentuan bahwa pendidikan SMA merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, sehingga Pemkot tidak berwenang menganggarkan bantuan seragam.

Sikap dewan ini memicu Sekretaris Daerah Parepare, Amarun Agung Hamka, melakukan walk out dari ruang rapat.

Ketua DPRD Parepare, Kaharuddin Kadir, menjelaskan bahwa penganggaran bantuan seragam SMA sebelum adanya regulasi dan nota kesepahaman dengan Pemprov Sulsel dapat menimbulkan pelanggaran aturan.

Ia menegaskan dewan hanya ingin memastikan seluruh pihak—including kepala daerah—terlindungi dari risiko hukum.

“Kami minta dianggarkan di APBD Perubahan setelah ada Perwali dan nota kesepahaman antara Pemkot Parepare dan Provinsi. Supaya kita semua terlindungi dari regulasi,” ujar Kaharuddin.

Ia menyebut bahwa penetapan anggaran tanpa dasar hukum yang jelas justru berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum. Karena itu, DPRD meminta pemerintah menyiapkan payung hukum terlebih dahulu sebelum anggaran disetujui.

“Kalau anggarannya duluan ditetapkan sementara regulasinya menyusul, tentu ada kelainan. Kami mau melindungi semua, termasuk melindungi kepala daerah,” tegasnya.

Kaharuddin menambahkan, DPRD sebenarnya mendukung bantuan seragam SMA selama regulasinya terpenuhi. Ia mencontohkan, nominal anggaran bahkan dapat dinaikkan jika dasar hukumnya jelas.

“DPRD setuju, jangankan Rp 2 miliar, Rp 3 miliar pun kami setuju. Yang penting dibuatkan dulu regulasinya supaya kita semua terbebas dari persoalan hukum,” katanya.

Terkait aksi walk out Sekda Parepare, Kaharuddin menilai hal tersebut sebagai sikap institusional dari pihak pemerintah daerah yang tidak perlu dipersoalkan.

“Itu sikap institusi pemerintah daerah, dan kami di DPRD tidak mempersoalkan,” ujarnya.

Berita Terkait

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri
Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga
PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare
Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10
Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak
Bupati dan DPRD Tana Toraja Enggan Teken Pernyataan Tolak Geotermal Bittuang
Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas
Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru