DPRD Parepare Minta Pemkot Kaji Ulang Kenaikan PBB yang Melonjak

- Redaksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAREPARE,  – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare, Sulawesi Selatan, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare untuk mengkaji ulang kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dinilai memberatkan warga.

​Permintaan ini muncul setelah DPRD menerima banyak keluhan dari masyarakat terkait lonjakan PBB yang mencapai 800 persen.

​Wakil Ketua DPRD Parepare Muhammad Yusuf Lapanna mengatakan, temuan di lapangan menunjukkan adanya kenaikan PBB yang signifikan, bahkan ada yang melonjak dari Rp 400.000 menjadi Rp 4 juta.

​”Bayangkan saja, bagaimana orang tidak kaget kalau Rp 400.000 dia bayar, tiba-tiba langsung bayar Rp 4 juta lebih,” ujar Yusuf kepada wartawan, Selasa (19/8/2025).

​Menurut Yusuf, kenaikan ini tidak sejalan dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait penyesuaian PBB. Ia mendesak Badan Keuangan Daerah (BKD) Parepare untuk meninjau kembali kebijakan tersebut.

​DPRD khawatir kenaikan PBB yang drastis ini akan memicu gejolak di masyarakat, serupa dengan yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan kini mulai dirasakan di Kabupaten Bone.

​”Kita tidak inginkan kejadian itu terjadi di Parepare. Ya Bone kan sudah mulai,” tambahnya.


​Untuk memfasilitasi keluhan warga, DPRD Parepare juga meminta Pemkot agar segera membuka posko pengaduan PBB di setiap kelurahan. 

Posko ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara warga dengan BKD, sehingga setiap permasalahan bisa mendapatkan solusi.

​Lebih jauh, Yusuf menyatakan DPRD siap mengambil langkah hukum jika solusi dari Pemkot tidak memadai. Ia menyebut DPRD tidak ragu untuk merevisi bahkan mencabut Peraturan Daerah (Perda) terkait pajak daerah demi kepentingan masyarakat.

​”Jangankan direvisi, mencabut saja aturan ini saya kira itu memungkinkan demi kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

​Pihak DPRD memberikan kesempatan kepada Pemkot Parepare untuk terlebih dahulu mencari solusi terbaik bagi warga terkait masalah kenaikan PBB ini.

Berita Terkait

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri
Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga
PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare
Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10
Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak
Bupati dan DPRD Tana Toraja Enggan Teken Pernyataan Tolak Geotermal Bittuang
Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas
Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:15 WITA

Kapolres Parepare Buka Puasa Bersama Tahanan, Beri Motivasi Perbaiki Diri

Rabu, 18 Maret 2026 - 13:51 WITA

Lapas Parepare Fasilitasi WBP untuk Berbuka Puasa Bersama Keluarga

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:56 WITA

PLN Indonesia Power UBP Barru Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers Lewat Buka Puasa Bersama di Parepare

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:15 WITA

Mario Bakti Group Bedah 10 Rumah Warga dan Bagikan Sembako di Hari Jadi ke-10

Jumat, 20 Februari 2026 - 22:21 WITA

Safari Ramadan Partai Gelora Parepare, Sumbang Masjid dan Bantu Pegawai Syarak

Rabu, 18 Februari 2026 - 16:04 WITA

Kejati Sulsel Tegaskan Tak Ada Kompromi, Mira Hayati Resmi Dieksekusi ke Lapas

Selasa, 10 Februari 2026 - 12:24 WITA

Dipimpin drh Nurdin, Satgas PMK Parepare Beri Layanan Kesehatan Hewan Terpadu di Bacukiki

Senin, 9 Februari 2026 - 12:55 WITA

Mahasiswa Ditemukan Tewas Tergantung di Balkon Lantai 4 Kafe Alya Parepare

Berita Terbaru