PAREPARE — Pemerintah Kecamatan Soreang, Kota Parepare, melakukan langkah cepat dengan membongkar sejumlah penutup saluran drainase di Jalan H. A. Muh. Arsyad, Kelurahan Bukit Harapan.
Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi penumpukan sedimen dan minimnya akses pengerukan akibat saluran yang tertutup plat beton permanen tanpa lubang kontrol.
Camat Soreang, Awaluddin, mengatakan bahwa pembongkaran dilakukan sebagai bentuk tanggap darurat terhadap kondisi saluran yang tidak lagi bisa dibersihkan secara rutin.
“Ada penutup drainase yang dibangun permanen hingga 10 meter tanpa lubang kontrol. Tidak ada akses pengerukan. Ini jelas berisiko menimbulkan genangan dan banjir, jadi kami ambil langkah tegas,” ujar Awaluddin saat meninjau lokasi, Selasa (29/7/2025).
Kegiatan pembongkaran telah berlangsung selama dua hari terakhir. Hingga saat ini, sedikitnya 8 hingga 9 titik telah dibuka kembali untuk mempermudah pembersihan sedimen.
Langkah ini dilakukan secara kolaboratif oleh Pemerintah Kelurahan Bukit Harapan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Pekerjaan Umum (PU), Ketua LPMK, Ketua RW, serta warga sekitar.
Pemerintah Kecamatan Soreang juga mengimbau masyarakat agar tidak menutup saluran air secara permanen, dan jika diperlukan penutup, tetap menyediakan lubang kontrol untuk memudahkan pemeliharaan rutin.










