PAREPARE – Merayakan satu dekade berdirinya perusahaan, Mario Bakti Group (MBG) merealisasikan komitmen sosial melalui program bedah 10 unit rumah tidak layak huni dan pembagian 1.000 paket sembako bagi warga Kota Parepare.
CEO Mario Bakti Group, Kalsum Kadir, mengonfirmasi hal tersebut dalam jumpa pers di Kantor MBG, Minggu (22/2/2026).
Ia menegaskan bahwa momentum sepuluh tahun ini menjadi pijakan perusahaan untuk bertransformasi dari sekadar pengembang perumahan menjadi entitas bisnis yang berdampak sosial nyata.
Kalsum menjelaskan bahwa perusahaan telah memetakan 10 lokasi bedah rumah yang tersebar di beberapa titik strategis, meliputi:
Kecamatan Bacukiki: 6 unit.
Kecamatan Ujung: 2 unit.
Kecamatan Soreang: 1 unit.
Kecamatan Bacukiki Barat: 1 unit.
”Kami menjadwalkan pengerjaan fisik segera setelah Hari Raya Idulfitri. Keputusan ini diambil agar proses renovasi tidak mengganggu kekhusyukan ibadah warga selama bulan Ramadan,” ujar Kalsum.
Ia menambahkan bahwa program ini bertujuan membantu Pemerintah Kota Parepare dalam menjangkau warga kurang mampu yang belum terakomodasi oleh bantuan pemerintah.
MBG memproyeksikan agenda bedah rumah ini menjadi program tahunan tetap, melengkapi program rutin lainnya seperti pemberangkatan umrah/haji karyawan dan rekreasi bersama.
Terkait aspek operasional, Humas Mario Bakti Group menegaskan bahwa seluruh pengembangan kawasan perumahan perusahaan tetap mengacu pada regulasi tata ruang yang berlaku.
Hal ini mencakup pemenuhan klasifikasi kepadatan kawasan yang menentukan luas minimal kavling, mulai dari 70 hingga 100 meter persegi.
”Manajemen berkomitmen mengikuti aturan perizinan secara profesional. Tim legal kami senantiasa memastikan setiap pembangunan berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah daerah demi menjaga keseimbangan lingkungan dan keadilan bagi konsumen,” pungkasnya.










